Selasa, 30 September 2014

0

Principles of my life..

"genggam erat prinsipmu"

Setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti mempunyai prinsip yang berbeda menurut kepribadian masing-masing dalam hidupnya termasuk kamu, kalian dan aku sekalipun. Di postingan kali ini aku akan membahas tentang prinsip hidupku. Apa yang dimaksud pripsip? Hayooooo!!!!!!! Iya prinsip itu adalah  pedoman untuk berpikir atau bertindak. Semenjak aku beranjak remaja dan dewasa ibuk selalu memberi petuah aku tentang kepribadian seperti apa yang yang harus ada dalam diriku, kepribadian yang membuat diriku berkembang lebih baik dan berjalan seterusnya tidak hanya di satu waktu aja tapi sampai akhir hayat nanti. Ada tiga yang aku ambil sebagai prinsip dari segala petuah yang dibicarakan padaku.

TEGAS, JUJUR dan TIDAK PLINPLAN

TEGAS.
Aku sangat sangat tidak suka orang tidak tegas dalam hal apapun. Karena mungkin pripsip ini selalu mengikutiku. Dalam hal memilih, aku memikir jangka panjangnya tentang dampak positif dan dampak negatif tentang pilihan yang terambil nantinya, tidak memikirkan hanya dalam satu waktu dan tidak tergesa-gesa dalam memutuskan. Dalam hal memimpin, hal yang tidak mudah untuk menghadapi kepribadian manusia yang berbeda-beda.

JUJUR.
Dalam hal apapun, ibuk selalu bilang “mbak, kalau sudah jadi orang nanti jangan sampai setitik pun kamu bohong”, yang terkadang sulit untuk menjalankan prinsip ini dalam suatu situasi yang “takut dimarahi”sehingga mau tidak mau aku bohong. Tetapi aku sangat tidak bisa untuk melakukan kebohongan karena ibuk sudah tau karakteristikku dari kecil, jadi jika melakukan kebohongan ibuk pasti tahu. Dan untuk kedepannya, untuk bangsa dan negara aku akan terus menjaga prinsip ini. Karena sekali orang nggak percaya sama kamu. seterusnya dia nggak akan percaya sama kamu.

TIDAK PLINPLAN.
Mengapa begini? setiap orang tidak suka mendengar jawaban yang plinplan apalagi aku. Aku sangat ndak suka jika ada jawaban yang plin plan, pemberitahuan plin plan, janji apapun yang plin plan dan apapun yang plin plan dan tidak ada alasan yang logis. Ibuk juga yang mengingatkanku tentang ini, janganlah kamu plin plan tanpa alasan yang benar-benar logis dan bisa dimaklumi. Ini yang menjadikan Tidak plin plan sebagai prinsip hidup.

Ketiga, prinsip ini selalu aku terapkan dalam hidup dimanapun dan kapanpun aku berada. Dan ketiga prinsip yang akan mengantarkanku di gerbang kesuksesan dengan dibumbui dengan kerja keras. InsyaAllah....Amin

Selasa, 16 September 2014

0

I am the next.....


Bermain dengan angan-angan memang menyenangkan jika semua yang kita angankan akan terwujud. Untuk mewujudkan semua keinginan yang ada difikiran dan angan kita tidak selalu berjalan mulus. Iya tidak? Untuk itu kita kita harus terus berusaha dan berusaha menemukan inovasi yang kreatif.
Bicara tentang jadi apa aku selanjutnya dan bagaimana nasib kita 4 tahun kedepan nantinya tentu tidak ada yang tahu selain usaha dalam diri kita masing-masing. Semua orang pasti mempunyai harapan dan pemikiran untuk masa depannya termasuk kalian kan readers? Begitupun aku, harapan utama 4 tahun kedepan lulus kuliah dan menyandang gelar sarjana dengan skill yang baik , mendapat IPK coumloude(amin...bismillah) agar bisa membuat menangis bahagia ayah dan ibuk untukku yang telah berjuang mati-matian untuk biaya kuliah dan mendapat profesi guru seperti mereka dambakan.
Selain itu, dan beberapa temanku merintis sebuah perusahaan bidang Entertainment (apps/web/games) sejak februari lalu. Dengan penuh usaha aku menginginkan perusahaan ini berkembang di ranah Internasional dengan visi yang telah kita sepakati. Sebut perusahaan ini Zigstone.
Tidaklah mudah untuk menggapai itu semua dengan waktu 4 tahun. Itu tantangan, karena tantangan itu yang mengugah semangatku, yang menggugahku dari kemalesan, dan yang mendobrak ide-ide dan usahaku yang harus aku keluarkan demi mencapai yang terbaik. Karena semua manusia di dunia ini adalah saingan kita. Dan sebaik apapun mereka pasti ingin melebihi apa yang ada di diri kita.


Be a TEACHER, LECTURER, DESIGNER? I CAN!
0

Real me...

risya

Seorang gadis yang sedang dalam masa pendewasaan. lahir pada tanggal 11 Oktober 1996 di RS Dr. Soetomo dari keluarga sederhana yang bertempat tinggal di Jalan Rungkut menanggal Gang 2a/3 Surabaya dengan dua bersaudara. Sebut saja Nadia Risya Faridah. Biasa dipanggil nened kalo di SMK dipanggil risya kalo dirumah. Itu aku... aku sekarang sedang berada dalam masa transisi penyesuaian diri yang mana tadinya menjadi siswa SMK berlatar belakang teknik menjadi mahasiswa universitas Islam.
Sedikit cerita tentang kenapa aku masuk di Universitas Islam ini, pertama saya mendaftar snmptn di Unesa mengambil tek.pendidikan dan pmdk mengambil game tech pens. Aku tak mengharapkan lebih dari snmptn karena SMK 0,1 yang diterima melalui jalur ini. Yng kuharap lebih dari pmdk aku berharap lolos pmdk ini, dengan begitu waktu pengumuman pun tiba hari itu bersamaan dengan hari purnasiswa SMK aku pagi-pagi sudah melihat dan sudah mengetahui jawabannya. Hatiku seakan terbelah separo, aku hiraukan hasil dari pmdk itu. Purnasiswa berjalan lancar sedikit mengharukan karena harus berjauhan dengan teman-teman  Multimedia 2 thn ajaran 2014, sesampai depan gang aku turun dari kendaraan aku lari kerumah karena jarak gangku kerumah tidaklah jauh, langsung ke kamar meluapkan kesedihan dan rasa down dengan tangisanku rasanya yang dirapkan tak sampai itu<////////3 setelah kuluapkan semuanya aku cerita ke kedua orang tuaku disini aku mendapat spirit dari mereka, aku bangkit lagi. Dan ibuk bilang kalo keluarga dari ibuk semuanya lulusan iain sunan ampel dan mereka semua berhasil. Ibuk pengen kamu kayak mereka pinter dan punya kekuatan islam. Dan mereka menganjurkanku waktu sbmptn dan spmb nanti mengambil uin sunan ampel dan yang berkutat dengan dunia pendidikan.
Sbmptn dan spmb pun dilaksanakan, berjalan dengan lancar. Pengumuman pun tiba, dari tes keduanya aku diterima disana, sbmptn prodi sejarah dan spmb prodi pgmi. Lalu aku pertimbangkan kuambil yang mana dari keduanya itu aku balik lagi tanya ke orang tua, orang tuaku meberi kebebasan untuk memilih. Karena kebingungan ini aku memutuskan untuk sholat istikhoroh. Dan Alhamdulillah aku mendapatkan jawabannya.
Dengan izin Allah, orang tua dan insyaallah dengan kemantapan hati ini, aku melanjutkan studi S1 di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mengambil prodi PGMI di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Sedikit kesulitan dalam hal memahami mata kuliah yang baru aku jumpai saat ini. Banyak sekali pengalaman yang aku miliki selama aku berada di UIN Sunan Ampel ini. Mulai dari mata kuliah yang baru, teman baru, tugas yang menggebu-gebu serta gebetan baru hehehehe segini dulu ya readers...sampai ketemu di postingan selanjutnya...